Penggunaan BBM wilayah jawa barat selama PPKM turun hingga 10 persen

Unit Manager Communication Relations dan CSR Pertamina MOR III Eko Kristiawan mengatakan konsumsi produk Bahan Bakar Minyak (BBM) turun cukup signifikan di masa PPKM darurat.

“Pertengahan minggu lalu kami di pemasaran Region Jawa Bagian Barat mencatat ada penurunan konsumsi BBM kisaran 10 persen dari sebelumnya,” kata Eko dihubungi Tribunnews, Sabtu (17/7/2021).

Menurutnya, kondisi ini menjadi konsekuensi yang logis dampak dari kebijakan PPKM darurat sejak 3 Juli 2021.

“Kebijakan ini membuat adanya pengurangan mobilisasi masyarakat sehingga membuat konsumsi turun,” urainya.

Untuk itu, Pertamina MOR III menegaskan pasokan BBM dan LPG saat ini aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Pertamina Bangun RS Modular Darurat Covid-19 di Tanjung Duren

“Yang ingin saya sampaikan dalam kesempatan ini adalah pasokan aman. Apabila masyarakat ingin mengetahui terkait produk dan layanan Pertamina, bisa menghubungi call center 135,” tukasnya.

Eko juga memastikan operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina masih berjalan normal meski PPKM akan diperpanjang.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) menegaskan informasi penutupan SPBU pada 12-17 Juli 2021 seperti beredar di grup percakapan di media sosial merupakan hoaks atau kabar bohong.

“Seluruh SPBU dan Agen LPG masih beroperasi dengan normal,” kata Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina (Persero) Irto Ginting, Senin (12/7/2021).

Dia mengatakan, stok BBM maupun LPG pada saat ini masih dalam keadaan aman, dan masih mencukupi bila diperlukan penambahan selama masa PPKM atau pembatasan kegiatan

“Sebagai bentuk dukungan memutus penyebaran Covid, seluruh fasilitas dan sarana operasi Pertamina dipastikan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku,” paparnya.

#ArtikelAsli